Minggu, 01 Februari 2015

Cinta Sebelum Menikah

Cinta yang sebenarnya adalah cinta yang mampu merubah pribadi seseorang dari  negatif menuju positif, tak semua cinta itu akan merusak dan menyesatkan, banyak para pecinta yang juga seorang Ulama', bahkan bisa disebut dengan waliyullah, karena ikatan yang disebut dengan cinta itu bisa positif dan bisa juga negaif seua itu tergantungdari masing-masing pecinta..
Ketika cinta dicampur adukkan dengan nafsu, maka yang timbul adalah kemksiatan dan tak ada sedikitpun kebaikan yang akan menghiasi, karena nafsu adalah pangkal dari setiap kemaksiatan, banyak pecinta melakukan atau menerjang batasan-batasan agama, banyak pecinta melakukan hal-hal yang tak semestinya dengan berdalih didasari dengan cinta..
Bahka karena itu seorang kyai mengatakan bahwa "seorang pecinta lebih takut kehilangan kekasihnya dibandingkan dengan kehilangan kesuciannya" hanya demi menuruti nafsunya seorang pecinta mengorbankan segalanya..
Andaikan mereka tau apa dampak untuk kehidupannya kedepan, tak mungkin ada seorangpun yang melakukan hal tersebut, hanya ni'mat sesaat tapi dampak buruknya akan terus dirasakan selamanya..
Alangkah indahnya jika cinta itu di berikan sebuah ruang lingkup atau batasan-batasan yang berdasarkan dengan hukum agama, jadikanlah cintamu itu sebagai penyemangat hidup dan inspirasi, jadikanlah cintamu itu sebagai anginsegar yang mampu merefress fikiran dan jiwa kita, jangan kau jadikan cinta sebagai tempat pelampiasan nafsu, jangan kau di perbudak oleh nafsu yang kau anggap sebagai cinta..

*Sya_Fa Senja